Kentut Saat Intim, gimana tuh?

Saat hubungan seksual dilakukan, terkadang ada dua kejadian unik yang dialami oleh sebagian pasangan. Kejadian unik yang dimaksud adalah, pasangan perempuan mengalami buang angin atau yang lebih dikenal dengan istilah kentut, pada saat aktifitas seksual sedang dilakukan. Ada dua masalah yang berbeda mengenai buang angin pada saat berhubungan seks ini.

Pertama, angin yang berupa gas, keluar lewat dubur pada saat orgasme. Kedua, angin yang keluar lewat vagina, beberapa saat seusai penetrasi. Kedua kejadian ini masih menjadi misteri, apakah yang menyebabkan pasangan perempuan mengalami buang angin pada saat berhubungan seks. Sepertinya, kejadian ini dianggap tak biasa. Namun, jika ditinjau secara ilmiah, kejadian ini ternyata lumrah.

Menurut penelitian mengenai masalah yang pertama, ketika seseorang perempuan dalam kondisi klimaks, otot-otot di sekitar alat kemaluan perempuan, termasuk juga otot-otot di sekitar dubur, akan mengalami kontraksi. Jika terjadi kontraksi seperti ini, maka akan dapat menyebabkan gas terbuang melalui dubur, yang mungkin saja terjadi secara tak disengaja, demikian menurut Dr Millicent Comrie, MPH, pendiri sekaligus medical director dari Long Island College Center for Woman’s Health di Brooklyn, New York.

“Rasanya memang sesuatu yang tidak umum, seorang perempuan keluar angin (kentut) pada saat sedang klimaks atau berhubungan seks,” kata Dr Millicent Comrie, MPH. Namun bisa saja hal itu terjadi pada beberapa perempuan sebelum orgasme. Pasalnya, pada saat penetrasi kulit penis menggosok kulit dinding vagina, gerakan keluar masuk itu bisa saja menimbulkan gas.

Mengenai masalah kedua, angin yang keluar dari vagina ini bukanlah gas, tetapi disebabkan oleh angin yang masuk pada saat terjadinya penetrasi penis di vagina. Penis lelaki kerap melakukan gerakan keluar masuk pada saat penetrasi di vagina, seperti layaknya gerakan memompa. Angin yang terdorong pada saat penis masuk inilah, yang bisa menyebabkan terkumpulnya angin di vagina. Angin ini nantinya akan keluar beberapa saat setelah terhentinya penetrasi.

Jadi, sekilas memang seperti kentut karena bisa menimbulkan suara pada saat angin ini keluar lewat vagina. Meski angin ini bukan gas, dan tidak berbau, tetapi terkadang memang cukup menggangu pasangan seksual. Biasanya, kejadian buang angin dari vagina ini kerap terjadi jika pasangan melakukan hubungan seks dengan gaya doggy style dan beberapa variasinya.

Bila sampai masalah pertama diatas menggangu anda dan pasangan, Dr Millicent Comrie MPH menyarankan agar anda mengkomsumsi obat-obatan tertentu yang bisa mengurangi gas, yang mengandung simethicone sebelum bercinta dengan pasangan.

Sedangkan untuk masalah yang kedua, buang angin lewat vagina ini disebabkan oleh otot-otot di seputar vagina yang sudah melemah. Disarankan kepada perempuan agar melatih otot vagina dengan melakukan senam kegel (kegel exercise). Tentunya, senam ini dilakukan untuk melatih otot-otot vagina yang melemah agar lebih kencang. (yz)

Sumber Full (www.perempuan.com)

About these ads

5 comments on “Kentut Saat Intim, gimana tuh?

  1. Batas kewajaran yang memang tak lazim terjadi oleh beberapa pasangan yang berhubungan intim yang memang jarang terjdi namun ada sebagian yang terjadi dan saya pun pernah mengalaminya saat dengan istri namun Hal tersebut jadi expresi sex saja menurut saya.

  2. tapi apa menjadi penghalang kehamilan mengingat sperma mati saat terkena udara dan logikanya saat si pria ejakulasi kan terdorong oleh angin tersebut ?????

Silahkan Berkomentar dengan Sopan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s